OPEN TRIP HEMAT SEHARI KE KAWAH PUTIH BANDUNG

Jadwal keberangkatan :

  • setiap weekend (sabtu/minggu)

Tujuan wisata yang dikunjungi :

  1. Kawah putih
  2. Situ Patenggang

Kawah Putih 3

Biaya :

Rp. 250.000/orang (kuota keberangkatan minimal 12 orang)

Include :
1. Transportasi AC (elf)
2. Makan 1x
4. Tiket masuk wisata
5. Parkir dan tol
6. Guide pendamping

Exclude :
1. Pengeluaran pribadi
2. Hal-hal lain diluar paket
3. Tips supir

Barang bawaan yang harus dibawa peserta :
pakaian hangat / jaket tebal, payung, kebutuhan pribadi (alat mandi, obat-obatan, alat
sholat), sunblock, sun glasses (kacamata hitam). Disarankan untuk menggunakan alas kaki yang nyaman dan DILARANG KERAS membawa obat-obatan terlarang, minuman beralkohol dan senjata
tajam.

Ketentuan
1. Pembayaran DP sebesar Rp 150.000,- /orang dilakukan maksimal pada H-10
2. Pelunasan dilakukan pada H-7
3. Pembatalan acara maksimal 7 hari sebelum keberangkatan maka uang DP akan hangus
4. Harga sewaktu-waktu dapat berubah sesuai dengan kebijakan pemerintah terkait kenaikan BBM atau hal lain yang berpengaruh pada perhitungan biaya trip

Contact Person :

Ratna Indriana telp/wa : 0819 32910460  bbm 757E10B2

Nomor rekening diberitahukan melalui sms/wa/bbm

Iklan
Dipublikasi di laen~laen | Meninggalkan komentar

Yuk, menyusuri sungai Oya dan goa Pindul

IMG_0299

Perjalanan kali ini dilakukan benar-benar tanpa ada rencana yang matang. Berawal dari percakapan dengan sahabat lama sewaktu kuliah, akhirnya trip kami tentukan ke kota Jogja. Tujuan utama sebenarnya kami bernostalgia, mengulang pertemuan “reunian” 2 orang di kota ini sembari menikmati suasana Jogja yang ga pernah bosenin.

Yup, buat saya Jogja kota yang ga akan pernah membosankan untuk dikunjungi. Entah keberapa kalinya kunjungan ke kota ini saya lakukan. Tapi tetap saja, ga bosan. Walaupun hanya menyusuri stasiun Tugu dilanjutkan arah Malioboro dan berhenti di Keraton, moment berbeda selalu didapat.

Bermodalkan nekad hanya booking tiket pulang pergi kereta ekonomi seharga tujuh puluh ribu, perjalanan dimulai. Booking penginapan pun belum dilakukan karena saya berfikiran toh hanya untuk numpang tidur jadi carinya sepulang jalan-jalan, lagian Jogja pasti banyak penginapan kan :D.

Keesokan harinya sekitar jam 7.30 setelah kereta sampai di stasiun Lempuyangan, perjalanan diteruskan langsung ke terminal Giwangan dengan ojek 15 ribu. Maklum demi menghemat waktu.

Tujuan utama adalah Gunung Kidul, tepatnya Goa pindul. Cave tubing dan river tubing jadi tujuan utama wisata alam kali ini. Obyek wisata tersebut terletak di desa Bejiharjo, Karangmojo, Gunung Kidul, DIY.

IMG_0290

Untuk Dewa Bejo menawarkan 3 paket wisata yaitu cave tubing Goa Pindul, river tubing sungai Oyo dan caving di Goa Gelatik. Namun kami hanya memilih 2 paket best seller, yaitu Goa Pindul seharga 30 ribu dan river sungai Oyo 45 ribu.

Sebelum river tubing dimulai, pemandu memberikan arahan agar trip menyusuri  sungai pakai ban ini safety, sekalipun peserta tidak bisa berenang. Pemandangan air terjun kecil dan pertemuan arah sungai mewarnai trip menyusuri sungai Oya selama 45 menit.

Paket wisata selanjutnya adalah caving di Goa Pindul.

IMG_0297

Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Jalan | Tag , , , , , , , , , , , , , | 2 Komentar

merangkai kata

Membaca itu seperti mendengar orang berbicara. Sementara menulis itu seperti berbicara. Namun menulis itu bisa dihapus dulu sebelum dipublikasikan, sementara berbicara tidak.

Menulis memberi waktu untuk berpikir terlebih dulu, mengkoreksi yang kurang layak, baru kemudian diberikan kepada yang dituju, atau sekedar disimpan untuk diri sendiri di masa mendatang.

Dengan demikian, menulis sama seperti berbicara dengan terlebih dulu berpikir. Agar kesalah pahaman dapat diminimalisir. Barangkali itulah kelebihan menulis ketimbang bicara. Walau ada beberapa yang masih menulis tanpa dipikir terlebih dulu, dan itu banyak ditemukan di media sosial masa kini. Emosi, langsung ditulis tanpa disaring dengan pikiran. Ah, orang semacam itu telah menodai nilai suci dari terminologi menulis.

Membaca memberi amunisi untuk menulis. Karenanya membaca itu sangat penting bagi penulis. Membaca itu mengisi pikiran dengan wawasan, agar ketika kelak menulis, tulisannya dapat memiliki isi atau wawasan pula. Menulis tanpa membaca, maka isi tulisannya pun omong kosong.

Kalo kata Aa Gym: “Teko hanya mengeluarkan isinya. Kalau isinya teh, yang keluar ya teh. Kalau isinya air putih, yang keluar ya air putih.” Kalau isi pikiran mu ‘bersih’, ya berarti kamu telah membaca atau mendengar atau melihat hal-hal yang bersih, maka ketika kamu menulis atau berbicara, keluarnya pun ‘bersih.’ Begitu pula sebaliknya.

Dipublikasi di laen~laen | Meninggalkan komentar

Sulitnya merangkai cerita

Betapa susahnya merangkai ide-ide dan segala sesuatu yang berkelebatan dalam otak ini ke dalam suatu kata-kata yang mampu dipahami oleh orang lain. Setiap hari, setiap saat, ketika aku melihat, mendengar dan merasakan sesuatu, ingin rasanya untuk berbagi dengan menuliskannya dalam blog ini. Tapi apa daya, untaian pikiran tidak mempu membentuk untaian kata-kata…..

(Galau)…..

Dipublikasi di laen~laen | Meninggalkan komentar

Lempuyangan Railway Station Midnight

mengingatkan ketinggalan kreta setahun lalu 😛

Givangkara Photo Works

Lihat pos aslinya

Dipublikasi di laen~laen | Meninggalkan komentar

Berburu sunrise Dieng

Dieng adalah kawasan dataran tinggi di Jawa Tengah yang masuk wilayah Kabupaten Banjarnegara dan Wonosobo. Letaknya berada di sebelah barat kompleks Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing.

Untuk mencapai lokasi Dieng dari jakarta/bekasi bisa dengan kendaraan umum seperti bis Sinar Jaya atau DMI dengan tarif kisaran 70-135 rb.

Perjalanan saya kali ini dimulai dengan ketidak sengajaan saya berteman dengan komunitas backpacker. Tanpa perencanaan yang matang dan serba mendadak. Berawal buka facebook yang ada di grup muslimah backpacker dan salah satu member ngajak jalan ke kampung halamannya, Wonosobo. Tanpa tatap muka sebelumnya dan selang sehari prepare saya janjian dengan mba Yayah untuk ketemu di Wonosobo. komunikasi pun dilanjut melalui sms.

Setelah berjuang rebutan dapat bis Sinar jaya di pul Cibitung, dan bermodalkan harga tiket 70 ribu akhirnya dapat kelas ekonomi jam 9 malam. Dan… siap siap sauna. Seperti apa kata teman sih:
You get what you pay

perjalanan single trip segera dimulaiiiii…..Seru deg deg an sih B-)

Sekitar jam 10 pagi saya sampai di alun-alun Wonosobo udara dingin pun mulai terasa…. uiiih aroma pegunungan… something that i couldnt find at Bekasi.

Beberapa obyek wisata di Dataran tinggi Dieng
Dataran-Tinggi-Dieng

Obyek Wisata Dieng

  • Museum Kaliasa : 
    Dari terminal Mendolo Wonosobo perjalanan dilanjutkan ke Dieng dengan micro bus 3/4.

    Destinasi pertama adalah pemandian air panas kali anget. Dengan harga tiket kurang dari 10 ribu bisa berendam air hangat. Lumayanlah….. ada juga private room dengan tarif 25 ribu.

    Tujuan berikutnya adalah ke Dieng mengejar sunrise di bukit Sikunir. Dengan bermodal penginapan gratis, jam 3 pagi kami menyewa mobil grandmax yang pemiliknya tetangga penginapan.
    Destinasi berikutnya ke Kawah Sikidang.
    Sebuah kawah yang terpopuler dan terbesar di Dataran Tinggi Dieng, disamping letaknya yang mudah dijangkau fasilitas yang ada cukup lengkap, Seperti Mushola, Kamar Mandi, Area Parkir dan Pusat Perbelanjaan. Nama Kawah Sikidang diambil dari kidang dalam bahasa Indonesia = Kijang. Binatang ini memiliki karakteristik suka melompat lompat, Seperti halnya Uap air dan lava berwarna kelabu yang terdapat di kawah sikidang selalu bergolak dan munculnya berpindah-pindah bahkan melompat seperti seekor kidang / kijang.

  • Telaga Warna : 
    Telaga Warna merupakan danau vulkanik yang berisi air bercampur dengan belerang, Apabila terkena sinar matahari akan memantulkan sinar warna warni karena kandungan bahan mineralnya. Terkadang berwarna biru dan kuning ataupun hijau dan kuning. Tergantung cuaca sih

telaga warna

  • Candi Arjuna : Candi Arjuna Dieng lokasinya dekat dengan Museum Kaliasa Kelompok Arjuna terletak di poros wisata  Dieng, terdiri atas 4 candi yang berderet memanjang arah utara-selatan. Candi Arjuna berada di ujung selatan, kemudian berturut-turut ke arah utara adalah Candi Srikandi, Candi Sembadra dan Candi Puntadewa. Tepat di depan Candi Arjuna, terdapat Candi Semar. Keempat candi di komples ini menghadap ke barat, kecuali Candi Semar yang menghadap ke Candi Arjuna.
  • Bukit sikunir : Menunggu pagi dibukit sikunir menyaksikan kemegahan Golden sunrise di Puncak Bukit sikunir, dikepung lima gunung sekaligus, yaitu: gunung Sindoro, Gunung Merapi, Gunung Merbabu, Gunung Telomoyo, Gunung Kembang, dan Gunung Perahu. HTM Rp. tergantung nego sama guidenya 😉

dieng teater

sikunir

Desa sembungan

Warna-warni Dieng

  • Dari Jakarta Bus jurusan Wonosobo dari terminal Kampung Rambutan atau Pulo Gadung  Rp. 70.000
  • Dari Jakarta Kereta Ekonomi jurusan Jogjakarta Rp. 35.000, AC ekonomi 150.000
  • Dari Jogja Travel jurusan Wonosobo Rp. 40-50.000
  • Metro bus jurusan Wonosobo – Dieng – Banjarnegara Rp. 12.000
  • Makan/porsi   Rp. 10-15.000
  • Mie ongklok Rp. 12.000
  • Sate sapi Rp. 36.000/3 porsi
  • Penginapan sederhana   < 100.000/kamar
  • Ojek Dieng               081327570979
  • Oleh-oleh khas (keripik jamur, manisan carica, jamu purwaceng, keripik kentang dan madu khas Dieng)   Rp. 5-20.000
  • Menuju Dieng Naik Bus :  terminal Kampung Rambutan/Pulo Gadung naik bus jurusan Wonosobo~terminal Wonosobo naik angkot ke tempat mangkal Metro Bus jurusan Dieng – Naik Metro Bus Jurusan Dieng-Banjarnegara,~turun di pertigaan Hotel Bu Jono, disekitar situ banyak penginapan dengan jarak yg saling berdekatan.
  • Naik Kereta :  Jakarta naik kereta jurusan Jogjakarta~naik travel jurusan wonosobo, minta dianter sampe tempat mangkal Metro Bus Dieng trus naik Metro Bus Dieng ke Banjarnegara, turun di pertigaan Hotel Bu Jono

HTM Obyek Wisata

Update per trip Mei 2012

Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Jalan | Tag , , , | Meninggalkan komentar

Pemandian air panas ciseeng

Akhirnya kesampean juga setelah sekian lama penasaran ama pemandian air panas Ciseeng. berawal dari longweekend minggu kemaren sampe juga di pemandian yang KATANYA sih mengandung belerang dan bagus buat kulit. Jaraknya mayan deket dari Jakarta, kalo dari Blok M ambil arah ke pasar ciputat-Parung arah bogor, sesampe di  pasar Parung belok kanan arah gunung kapur kondisi  jalan kampung  udah dicor. Berhubung trip dadakan ini naik motor kurang lebih 1 jam dan tinggal duduk manis aja jadi ga apal rute detailnya.

Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Jalan | Tag , , | Meninggalkan komentar